Cek Obat Virus Corona dan Harganya

4 min read

Virus Corona atau dikenal dengan SARS-CoV-2 adalah virus yang menyerang pernapasan pada tubuh. Virus ini menular dan bisa menyerang siapa saja, seperti lansia, orang dewasa, anak-anak, hingga bayi. Ada beberapa obat virus corona dan vitamin yang bisa kamu konsumsi untuk meredakan gejala Covid-19.

Virus ini pertama kali ditemukan pada akhir Desember 2019 dan seketika menular cepat ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Penyakit berat seperti pneumonia bisa muncul akibat infeksi virus ini.

Para peneliti terus berupaya menemukan obat virus Corona. Namun saat ini, belum ada obat yang khusus untuk penanganan infeksi virus Corona. Obat virus Corona yang sudah beredar saat ini sifatnya adalah perawatan untuk mencegah infeksi lebih lanjut.

Berikut ulasan tentang obat virus Corona dan juga vitamin untukmu.

Pengobatan infeksi virus Corona

Hingga saat ini, dunia medis belum menemukan obat yang benar-benar efektif untuk mengatasi infeksi virus Corona atau COVID-19.

Pilihan pengobatan yang ada selama ini kebanyakan disesuaikan dengan kondisi pasien dan tingkat keparahannya. 

Misalnya untuk gejala demam, maka hanya dibutuhkan obat penurun demam dan vitamin-vitamin terutama vitamin C. Ada pula pasien tanpa gejala disarankan hanya banyak berolahraga, berjemur, dan makan makanan yang sehat.

Namun dokter juga bisa memberikan beberapa beberapa langkah untuk meredakan gejala dan mencegah penyebaran virus corona lebih luas, yaitu:

  • Pasien dengan gejala berat dianjurkan menjalani karantina di rumah sakit rujukan untuk penanganan lebih lanjut.
  • Mengonsumsi obat pereda demam seperti paracetamol untuk penderita yang mengalami demam hingga lebih dari 38 derajat celcius. 
  • Untuk pasien dengan gejala ringan atau tanpa gejala, sebaiknya melakukan isolasi mandiri di rumah dan istirahat cukup
  • Disarankan banyak mengonsumsi air putih, berjemur, dan mengonsumsi makanan yang bergizi.

Harga vitamin dan obat virus Corona

Meski belum ada obat virus Corona yang benar-benar ampuh, beberapa obat dan vitamin di bawah ini bisa membantu menurunkan risiko paparan Covid-19. 

Berikut beberapa obat dan vitamin untuk meredakan gejala virus Corona dan harganya yang ditemukan di Halodoc. 

Obat dan vitamin untuk perawatan pasien Covid-19 Estimasi H]harga
Femmy Vitamin D3 1000 IU Rp 8.700 – Rp 33.000 per Strip 10 tablet
Sterimar Nose Hygiene and Comfort Rp 111.700 – Rp 234.500
Imboost Force Rp 71.500 – Rp 102.900 per Strip 10 kaplet
Lianhua Qingwen Rp 59.400 – Rp 107.800 per box 24 kapsul
Hallowell C (Vitamin C) Rp 27.400 – Rp 40.500 per botol
Astria Rp 62.500 – Rp 126.800
NaCl 0.9% / Sodium Chloride Infus Rp 10.300 – Rp 38.500 per botol
Immune Booster Package Rp 49.000 per paket
Imboost Kids Sirup Rp 36.500 – Rp 65.300 per botol
Surbex-Z Rp 23.500 – Rp 40.400 per strip 6 tablet
CDR Effervescent Rp 37.400 – Rp 63.300 per tube 10 tablet
Zinc Plus Rp 32.200 – Rp 64.100 per strip 10 kapsul
Oxycan Green Kaleng Rp 45.500 – Rp 72.000 per kaleng
Imunos Rp 33.400 – Rp 60.000 per strip

Berikut beberapa obat yang biasanya diresepkan oleh dokter untuk meredakan gejala virus corona pada seseorang.

Favipiravir

Obat yang merupakan antivirus ini biasanya digunakan untuk mengatasi beberapa jenis virus influenza yang tergolong dalam jenis virus RNA. Contohnya seperti virus influenza A penyebab flu burung dan flu babi.

Cara kerja obat ini adalah dengan melawan virus dengan menghambat kerja enzim RNA polimerase yang berperan dalam memperbanyak jumlah virus. Bila enzim ini dihambat, virus jadi tidak bisa berkembang biak.

Virus Corona juga tergolong dalam jenis virus RNA. Oleh sebab itu, obat ini dipercaya mampu mengatasi virus corona dan membuat paru-paru penderita jadi membaik.

Dengan banyak penelitian sebelumnya, merk dagang obat dari rusia, yaitu Avifavir sudah mendapat izin dari BPOM untuk penggunaan darurat. Efek sampingnya pun minimal. Namun, obat ini hanya boleh digunakan sesuai resep dokter dan tidak diperuntukkan untuk ibu hamil.

Adakah Obat Virus Corona yang Ampuh? Cek Jenis dan Harganya

Namun masih dibutuhkan pengujian dan penelitian lebih lanjut terkait keefektivitasan obat ini dalam mengatasi Covid-19.

Lopinavir-ritonavir

Lopinavir-ritonavir adalah obat antivirus yang biasanya digunakan untuk mengatasi penyakit HIV dan hepatitis C.

Sebelumnya, obat ini pernah menunjukkan efektivitas yang signifikan terhadap virus penyebab SARS. Virus SARS berasal dari kelompok virus yang sama dengan virus Corona, sehingga diharapkan bisa bermanfaat untuk menangani COVID-19.

Namun, sejauh ini lopinavir-ritonavir dianggap tidak memberikan banyak khasiat untuk penderita COVID-19. Selain itu, dikhawatirkan obat ini akan menimbulkan efek samping jika dikombinasikan dengan obat lainnya.

Dexamethasone

Obat ini termasuk obat untuk mengatasi alergi, peradangan, dan juga penyakit autoimun. Selain itu, manfaat obat ini juga dapat digunakan untuk mengurangi keluhan akibat efek samping kemoterapi.

Dengan sifat antiradang, obat ini bisa digunakan untuk mencegah kerusakan paru-paru pada pasien COVID-19. Obat ini diketahui dapat menurunkan angka kematian pada pasien COVID-19 dengan gejala yang parah.

Akan tetapi, bukan berarti dexamethasone bisa digunakan untuk membunuh virus Corona dalam tubuh penderita.

Heparin

Heparin adalah obat yang digunakan untuk mengobati dan mencegah penggumpalan darah. Pasien Covid-19 berpotensi mengalami pembekuan darah dalam tubuhnya. Kalau ini terjadi, pasien akan kekurangan pasokan oksigen dan kondisinya akan semakin parah.

Maka dari itu, heparin dapat digunakan untuk pasien Covid-19 dengan gejala yang parah dan memiliki tanda-tanda penggumpalan darah. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi penggunaan obat ini pada pasien Covid-19.

Selain obat-obat di atas, masih ada beberapa obat yang bisa digunakan untuk mengurangi risiko pasien terpapar virus Corona. Beberapa di antaranya adalah imunoglobulin, interferon alfa, dan ribavirin. Namun, ketiga obat ini juga masih memerlukan uji klinis lebih lanjut.

Sejauh ini, WHO menyarankan pengobatan pasien Covid-19 adalah sesuai dengan gejala yang timbul. Namun yang paling penting dalam upaya meningkatkan daya tahan tubuh adalah dengan nutrisi yang baik serta kondisi emosional yang terjaga.

Gejala virus Corona

Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyerupai gejala flu, yaitu demam, pilek, batuk kering, sakit kepala, sakit tenggorokan.

Setelah beberapa hari, gejala dapat hilang dan sembuh atau malah semakin berat. Gejala berat biasanya ditandai dengan demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak nafas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul sebagai bentuk reaksi tubuh terhadap virus Corona.

Secara umum, ada 3 gejala umum yang menandakan adanya infeksi virus Corona pada seseorang yaitu demam, batuk kering, dan sesak napas.

Adakah Obat Virus Corona yang Ampuh? Cek Jenis dan Harganya
Adakah Obat Virus Corona yang Ampuh? Cek Jenis dan Harganya

Seiring dengan banyaknya penelitian, muncul juga gejala lain yang bisa menjadi tanda seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu diare, sakit kepala, konjungtivitis, hilangnya kemampuan mengecap rasa, anosmia atau hilangnya kemampuan mencium bau, dan ruam di kulit

Gejala-gejala tersebut umumnya muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah seseorang terpapar virus Corona. Apabila gejalanya parah, akan terjadi sesak napas dan penurunan saturasi oksigen.

Kapan pasien harus ke dokter

Mengingat gejalanya yang mirip dengan demam biasa, pasien yang terinfeksi biasanya hanya membutuhkan obat demam biasa. Namun apabila gejala memburuk, pasien harus ke dokter.

Tetapi yang paling penting, pasien hendaknya segera melakukan isolasi mandiri jika mengalami gejala virus Corona, meskipun belum melakukan tes PCR/Swab Antigen. Terutama jika sebelumnya pasien memiliki kontak erat dengan penderita Covid-19.

Tetapi jika gejalanya tidak parah, cukup tinggal di rumah selama 14 hari dan cari tahu informasi obat virus Corona apa saja yang perlu dikonsumsi.

Pentingnya memiliki asuransi kesehatan

Menjaga kesehatan memanglah penting, namun risiko sakit akan tetap ada. Sakit itu mahal, sehingga selain melakukan tindakan pencegahan, perlu juga melakukan perencanaan keuangan untuk menghadapi situasi ketika penyakit menyerang.

Salah satunya adalah dengan memiliki asuransi kesehatan. Dengan asuransi kesehatan, biaya-biaya medis yang dikeluarkan bisa lebih ringan.

Dengan memiliki asuransi kesehatan, kamu dapat mengurangi biaya mahal penanganan medis. Nah, asuransi kesehatan Ollaramlan.com menyediakan proteksi terbaik buat kamu.

Apabila kamu masih bingung memilih asuransi kesehatan yang tepat, kamu bisa tanyakan pada ahlinya langsung di Tanya Ollaramlan.com! 

Persiapkan dana darurat

Mengingat kondisi di dunia sedang tidak baik-baik saja semenjak munculnya pandemi Covid-19, kita perlu berjaga-jaga mempersiapkan dana darurat agar finansial dan aset kita tetap aman. 

Dana darurat sangat diperlukan apabila nantinya ada hal-hal tak terduga terjadi, misalnya terjadi PHK hingga biaya rumah sakit karena terinfeksi virus corona.

Kamu bisa menghitung berapa dana darurat yang harus dikumpulkan menggunakan kalkulator di bawah ini.

Pertanyaan seputar obat virus Corona


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *