Rivola Ungkap Kunci Perpindahan Vinales ke Aprilia – runganSport

1 min read


Pol Espargaro (Repsol Honda) vs Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) MotoGP Sachsenring, Jerman 2021 / runganSport © MotoGP.

Massimo Rivola mengungkap peran kunci perpindahan Maverick Vinales ke Aprilia.

Roma, runganSport — Setelah MotoGP Jerman 2021, Aprilia sadar bahwa mereka punya peluang besar untuk mendapatkan rider top Spanyol, Maverick Vinales.

Ditambah dengan peran kunci pembalap mereka, Aleix Espargaro, yang merupakan teman dekat Vinales.

Aleix sempat mengatakan kepada Aprilia bahwa Vinales tidak bahagia bersama Yamaha, dengan asalan ini Aprilia punya modal kuat untuk mendekati sang rider.

Ternyata, hubungan Vinales dan Yamaha semakin renggang dan berujung perpisahan lebih awal dari kontrak.

Aprilia langsung terang-terangan menyatakan ketertarikan dengan Vinales, yang sebelumnya juga sempat menjalin komunikasi senyap, demikian pengakuan Direktur Balap Aprilia, Massimo Rivola.

“Sejujurnya, Aleix adalah elemen kunci dalam hal itu,” kata Rivola tentang penandatanganan Vinales, berbicara kepada Speedweek.

“Aleix mengatakan kepada saya bahwa Vinales tidak bahagia beberapa bulan yang lalu.

Saya bahkan tidak mempertimbangkan dia berdasarkan fakta bahwa dia punya kontrak yang sangat mahal.

Itu sudah jelas. Tapi ketika Aleix memberi tahu saya bahwa dia berpikir untuk pindah di tahun mendatang, saya menjawab, ‘Oke, itu sudah cukup bagi saya, biarkan saya berbicara dengan manajernya.’,” sambung Rivola.

“Saya tidak ingat persis pada hari apa kami mulai berbicara, tapi itu terjadi tepat setelah GP Jerman, balapan yang sangat buruk baginya,” sambung Direktur Balap Aprilia menerangkan.

Rivola melihat pemenang MotoGP sembilan kali sebagai peluang besar bagi Aprilia.

“Karena kami penasaran ingin melihat di mana kami berdiri. Jika kita melihat statistik rekan satu tim Aleix, pada akhirnya Aleix selalu menjadi referensi.

Memang butuh waktu untuk mendapatkan kepercayaan diri setelah berganti motor, dan pada saat yang sama, Aleix menyatu dengan motor.

Dia memiliki begitu banyak feeling untuk motor karena dia telah menemani proyek selama bertahun-tahun dan dalam kondisi yang sangat baik secara mental dan fisik,” jelasnya antusias, dimana Aprilia baru saya menggapai podium pertamanya di era MotoGP di Silverstone lalu.

Tapi pria asal Italia itu juga terkesan dengan Vinales.

“Saya melihat Vinales sebagai salah satu talenta mutlak paddock, bahkan jika kami jelas harus bekerja di tempatnya di tim sehingga dia merasa nyaman karena dia memiliki masalah ini. Saya penasaran melihatnya di tim.

Jujur, saya berharap Aleix menjadi referensi, tapi saya juga mengharapkan Vinales untuk menantangnya.

Baca: Angel: Tanpa Aprilia, Vinales Pindah ke Superbike

Tidak langsung, tapi pasti tahun depan. Dan ketika Anda punya dua pembalap yang saling menantang, Anda tumbuh jika Anda berhasil menjaga keseimbangan dan rasa hormat di antara keduanya – dan sejauh ini mereka masih berteman, mari kita lihat apakah tetap seperti itu,” ujarnya tertawa. (DN/eV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *