Pengakuan Marquez: Saya Tak Sejago Dulu Lagi – runganSport

1 min read


Marc Marquez (Repsol Honda) Race MotoGP Silverstone, Inggris 2021 / runganSport © MotoGP.

Marc Marquez sudah terlalu sering jatuh, akankan dia kembali jago lagi seperti dulu?

Silverstone, runganSport — Rider Repsol Honda, Marc Marquez sangat kecewa dengan hasil nol poin lagi di MotoGP Inggris kemarin.

Memang, sejak comeback di MotoGP Portugal lalu, Marquez menghadapi kenyataan yang sangat berbeda dari sebelumnya.

Jika dulu sangat mendominasi, sekarang dia masih terlihat kesulitan, ini disebabkan karena cedera serius pada lengan kananya, yakni patah Humerus.

Ini jelas faktor utamanya karena dia belum fit untuk mengendarai motor MotoGP seperti levelnya pada 2019, dimana hasil terburuknya adalah naik podium, dengan kata lain dia selalu berada di dua besar hampir sepanjang musim dua tahun lalu.

Di race terakhir kemarin di Silverstone, balapannya berlangsung kurang dari satu lap, juga menyeret rekan senegaranya, Jorge Martin (Pramac Racing) keluar.

Pria Cervera mengakui kesalahannya dan meminta maaf secara pribadi kepada anak Madrid itu.

Tapi seiring waktu berlalu, semakin banyak penggemar bertanya-tanya apakah kita akan kembali melihat Marquez sebagai seorang jagoan yang selalu mendominasi?

“Jelas bahwa saya tidak lagi berkendara seperti dulu. Tidak ada yang baik untuk saya tahun ini.

Ada hal-hal yang bisa saya lakukan dalam beberapa tahun terakhir dengan mata tertutup dan sekarang tidak mungkin. Saatnya untuk melanjutkan,” kata Marquez dalam berita yang dimuat Tuttomotoriweb.

Meski harus menghadapi rintangan yang begitu berat, tapi Marquez tak pernah menyerah.

Bahkan tak punya niat untuk menyerah, suatu saat nanti akan tiba saatnya untuk menyembuhkan cedera-cederanya.

“Hal paling sederhana untuk dilakukan dalam situasi ini adalah menyerah atau tidak melihat kenyataan, tapi saya tidak pernah melakukannya,” tambah juara dunia delapan kali itu.

Lalu ada masalah lain dari sisi teknis Honda RC213V, yang masih belum sepenuhnya bisa diandalkan, terlalu sering membawa pembalapnya bermain pasis, termasuk rekan setimnya, Pol Espargaro sudah mengalami lima belas kecelakaan, Alex Marquez sebelas kali, Takaaki Nakagami enam kali.

Dari total sementara 136 kecelakaan yang tercatat di MotoGP sejauh ini, 49 melibatkan salah satu dari empat rider Honda.

Mungkin dengan kondisi fisik yang lebih baik dan motor yang lebih seimbang iramanya akan berbeda.

Baca: Vinales Kaget Reaksi Dingin Quartararo, Padahal Teman Baik

Tapi ketakutan terbesarnya adalah bahwa Marquez tidak akan lagi menjadi pemimpin kelas atas yang tak terbantahkan. (DN/eV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *