Penting dalam Melamar Kerja, Yuk Ketahui Apa Itu Cover Letter!

1 min read

Cover letter adalah surat lamaran yang biasanya dilampirkan saat melamar pekerjaan. Sayangnya, tidak semua pelamar paham bagaimana membuat cover letter yang baik. Sebab, fokus mereka hanya terletak pada kelengkapan CV saja. 

Padahal cover letter merupakan salah satu cara yang tepat untuk mempromosikan diri kamu pada recruiter. Dan cover letter pun bisa meyakinkan perekrut bahwa kamu orang yang tepat untuk mengisi lowongan tersebut. 

Pengin punya penghasilan tambahan sampai Rp30 juta per bulan? Yuk gabung menjadi agen Ollaramlan.com!

Nah, agar nggak bingung berkepanjangan, artikel ini akan menjelaskan secara lengkap bagaimana membuat cover letter yang baik. 

Apa yang dimaksud dengan cover letter? 

Cover letter adalah surat pengantar yang kamu kirim bersamaan dengan curriculum vitae (CV), dan biasanya diletakkan di bagian depan saat melamar pekerjaan. Isi dari cover letter lebih menekankan penjelasan dan motivasi kamu melamar posisi lowongan tersebut. Dan juga penjelasan mengapa kamu cocok berada di posisi tersebut. 

Melalui cover letter kamu bisa mempromosikan diri akan kompetensi dan kualifikasi yang dimiliki. Selain itu juga memudahkan perekrut atau perusahaan dalam mengenal spesifikasi si pelamar. 

Bagi pelamar, cover letter berfungsi untuk memberi gambaran diri kamu pada perekrut. Sedangkan bagi perekrut, surat lamaran yang dilampirkan memudahkan mereka dalam menyaring kandidat yang kriterianya sesuai. Cover letter bisa menjadi pintu pembuka untuk tahap selanjutnya, yaitu wawancara. 

Isi cover letter 

Sebenarnya tidak ada aturan atau format khusus dalam membuat cover letter. Tapi, kamu tetap harus perhatikan tampilan surat lamaran jika ingin perekrut melirik. 

Dari kemasannya, surat lamaran terlihat lebih kaku dibanding CV. Meski begitu, ada beberapa hal penting yang harus ada dalam sebuah surat pengantar kerja, antara lain: 

  • Data diri yang jelas seperti nama, alamat, dan nomor kontak yang bisa dihubungi
  • Nama perekrut atau kepala bagian dari perusahaan yang kamu lamar. Opsi ini dilakukan kalau kamu mengetahui untuk siapa surat tersebut ditujukan. Tapi bila tidak tahu, umumnya ditulis kepala bagian personalia. 
  • Jelaskan dimana kamu mendapatkan informasi lowongan yang dilamar
  • Jelaskan juga mengapa kamu cocok mengisi posisi tersebut 
  • Tulis apa yang bisa kamu berikan untuk perusahaan bila diterima sebagai karyawan 
  • Kalimat penutup. Biasanya disertakan juga ucapan terima kasih ke perekrut atas waktunya. 

Perbedaan cover letter, resume dan CV 

Meski nggak semua, tapi fresh graduates di Indonesia masih bingung membedakan cover letter, resume dan CV saat melamar pekerjaan. Padahal kedudukan ketiganya sama penting. Malah, bila dicantumkan ketiga dokumen tersebut bakal membuka peluang lebih besar untuk masuk tahap selanjutnya. 

Lalu, apa yang membuat tiga dokumen tersebut berbeda? 

… KLIK UNTUK BACA SELENGKAPNYA →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *